Tuesday, September 2, 2014

Contoh Makalah Bahasa Indonesia

Contoh Makalah Bahasa Indonesia


 KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur Tim Penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat-Nya yang telah dilimpahkan kepada Tim Penulis sehingga Tim Penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Ragam Bahasa” yang merupakan salah satu tugas terstruktur Bahasa Indonesia.

    Dalam makalah ini kami akan membahas mengenai bagaimana mengidentifikasikan masalah tulisan, latar belakang, tujuan dan manfaat penulisan, mengindentifikasi kerangka teori, formulasi isi tulisan dan bagaimana membuat kesimpulan dan saran dalam Ragam Bahasa.
 
     Dalam menyelesaikan makalah ini, Tim Penulis telah banyak mendapat bantuan dan masukan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini Tim Penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada :

1. Ibu Rani selaku Dosen mata kuliah Bahasa Indonesia LP3I yang telah memberikan tugas mengenai “Ragam Bahasa” ini sehingga pengetahuan Tim Penulis dalam penulisan makalah ini makin bertambah dan hal itu sangat bermanfaat bagi penyusunan skripsi kami di kemudian hari.

2. Teman-teman yang telah turut membantu sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik dalam waktu yang tepat.

      Penulis menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, namun demikian telah memberikan manfaat bagi Tim Penulis. Akhir kata Tim Penulis berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Kritik dan saran yang bersifat menbangun akan Tim Penulis terima dengan senang hati.

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Tangerang, 05 Januari 2013





                                                                                                                               Penyusun,


                                                                                                                              Bang Ocid

DAFTAR ISI

Kata Pengantar                                                                                                                       
Daftar Isi                                                                                                                                
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah                                                                                       
B. Rumusan Masalah                                                                                                 
C. Tujuan Penelitian                                                                                                   
D. Manfaat Penelitian                                                                                                
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Ragam Bahasa                                                                                    
B. Macam-macam Ragam Bahasa                                                                             
1. Ragam Bahasa Berdasarkan Media                                                           
a. Ragam Bahasa Media (Lisan)                                                        
b. Ragam Tulis                                                                                  
2. Ragam bahasa Indonesia dari cara pandang penutur                                 
3. Ragam bahasa Indoneisa menurut topik pembicaraan                               
BAB III PENUTUP 
a. Kesimpulan                                                                                                               
b. DAFTAR PUSTAKA  

BAB I 
PENDAHULUAN

A.    Latar belakang
      Bahasa indonesia perlu dipelajari oleh semua lapisan masyrakat. Tidak hanya pelajar dan mahasiswa saja, tetapi semua warga Indonesia wajib mempelajari bahasa Indonesia. Dalam bahasan bahasa Indonesia itu ada yang disebut ragam bahasa. Dimana ragam bahasa merupakan variasi bahasa yang pemakaiannya berbeda-beda. Ada ragam bahasa lisan dan ada ragam bahasa tulisan. Disini yang lebih lebih ditekankan adalah ragam bahasa lisan , karena lebih banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalkan ngobrol, puisi, pidato, ceramah, dll.

      Pidato sering digunakan dalam acara-acara resmi. Misalkan saja pidato pesiden, pidato dari ketua OSIS, ataupun pidato dari pembina upacara. Sistematika dalam pidato pun hendaklah dipahami betul-betul. Agar pidato yang disampaikan sesuai dengan kaidah yang benar. Pidato sama halnya denan cermah. Hanya saja ceramah lebih membahas tentang keagamaan. kalau pidato lebih umum dan bisa digunakan dalam banyak acara.
B.     Rumusan Masalah
Adapun perumusan masalah yang akan dibahas adalah sebagai berikut:

    Pengertian ragam bahasa.
    Macam-macam ragam bahasa.
    Ragam Bahasa Indonesia berdasarkan media.
    Ragam Bahasa Indonesia berdasarkan cara pandang penutur.
    Ragam Bahasa Indonesia berdasarkan topik pembicaraan

C.    Tujuan
       Pembuatan makalah ini bertujuan untuk mengetahui tentang ragam bahasa Indonesia dan macam-macam ragam bahasa Indonesia ditinjau dari media atau sarana yang akan menghasilkan bahasa. Dan memenuhi tugas bahasa Indonesia.

D.    Manfaat
        Manfaat dibuat makalah ini adalah:
        1.      Mahasiswa dapat mengerti apa yang dimaksud ragam bahasa.
        2.      Mengetahui macam-macam ragam bahasa yang sering digunakan.
        3.      Penggunaan ragam bahasa.
        4.      Contoh-contoh ragam bahasa.

BAB II
PEMBAHASAN

1.      Pengertian Ragam Bahasa
      Ragam bahasa adalah  variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara. Ragam bahasa ditinjau dari media atau sarana yang digunakan untuk menghasilkan bahasa, yang terdiri dari :
Ragam bahasa lisan.
Ragam bahasa tulisan.

        Bahasa yang di hasilkan menggunakan alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar dinamakan ragam bahasa lisan sedangkan bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai dasarnya, dinamakan ragam bahasa tulisan. Jadi dalam ragam bahasa lisan kita berurusan dengan lafal, dalam ragam bahasa tulisan kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan). Selain itu aspek tata bahasa dan kosa kata dalam kedua ragam tersebut memiliki hubungan yang erat. Ragam bahasa tulis yang unsur dasarnya  ragam bahasa lisan. Oleh karena itu sering timbul kesan antara ragam bahasa lisan dan tulisan itu sama. Padahal, kedua jenis ragam bahasa itu berkembang menjadi sistem bahasa yang memiliki sistem seperangkat kaidah yang berbeda satu dengan yang lainnya.

2.      Macam-macam Ragam Bahasa
Yaitu bisa dibagi 3 berdasarkan media,cara pandang penutur, dan topik pembicaraan.
1. Ragam bahasa berdasarkan media
a.   Ragam bahasa Media (Lisan)
      Ragam bahasa baku lisan didukung oleh situasi pemakaian sehingga kemungkinan besar terjadi pelesapan kalimat. Namun hal itu tidak mengurangi ciri kebakuannya. Walaupun demikian ketepatan dalam pilihan kata dan bentuk kata serta kelengkapan kalimat dan unsur-unsur didalam struktur kalimat tidak menjadi ciri kebakuan dalam ragam baku lisan karena situasi dan kondisi pembicara menjadi pendukung didalam memahami makna gagasan yang disampaikan secara lisan.

        Pembicara lisan dalam situasi formal berbeda tuntutan kaidah kebakuannya dengan pembicara lisan dalam situasi tidak formal atau santai. Jika ragam bahasa dituliskan, ragam bahasa itu tidak bisa disebut ragam bahasa tulis, tetapi tetap disebut sebagai ragam lisan. Oleh karena itu, bahasa yang dilihat dari ciri-cirinya tidak  menunjukan cir-ciri ragam tulis, walaupun direalisasikan dengan tulisan,  ragam bahasa serupa itu tidak dapat dikatakan sebagai ragam tulis. Kedua ragam itu masing-masing adapun ciri dari keduanya:
Ciri-ciri ragam lisan:
· Memerlukan orang kedua/teman bicara.
· Tergantung kondisi, ruang, dan waktu.
· Tidak harus memperhatikan gramatikal, hanya perlu intonasi serta bahasa tubuh.
· Berlangsung cepat
Contohnya; “Sudah saya baca buku itu”
b.      Ragam Tulis
      Dalam penggunaan ragam bahasa baku tulisan makna kalimat yang diungkapkan nya ditunjang oleh situasi pemakaian sehingga kemungkinan besar terjadi pelesapan unsur kalomat. Oleh karrena itu, penggunaan ragam baku tulis diperlukan kecermatan dan ketepatan dalam pemilihan kata, penerapan kaidah ejaan, struktur bentuk katadan struktur kalimat, serta kelengkapaan unsur-unsur bahasa di dalam struktur kalimat.

Ciri-ciri ragam tulis:
1.      Tidak memerlukan orang kedua/teman bicara;
2.      Tidak tergantung kondisi, situasi & ruang serta waktu;
3.      Harus memperhatikan unsur gramatikal;
4.      Berlangsung lambat;
5.      Selalu memakai alat bantu; 
6.      Kesalahan tidak dapat langsung dikoreksi;
7.     Tidak dapat dibantu dengan gerak tubuh dan mimik muka, hanya terbantu dengan tanda baca.
                                          Contohnya: “Saya sudah membaca buku itu”.

Perbedaan antara ragam lisan dan tulisan (berdasarkan tata bahasa dan kosa kata ) :
A. Tata Bahasa :
a.       Ragam Bahasa lisan
1)      Nia sedang baca surat kabar.
2)      Ari mau nulis surat.
3)      Tapi kau tak boleh menolak lamaran itu.
b.      Ragam bahasa tulisan.
1)      Nia sedang membaca surat kabar.
2)      Ari mau menulis surat.
3)      Namun, engkau tidak boleh menolak lamaran itu.

B. Kosa kata :
a.       Ragam bahasa lisan
1)    Ariani bilang kalau kita harus belajar.
2)    Kita harus bikin karya tulis.
3)    Rasanya masih terlalu pagi buat saya, Pak
b.      Ragam bahasa tulisan
1)    Ariani mengatakan bahwa kita harus belajar.
2)    Kita harus membuat karya tulis.
3)    Rasanya masih telalu muda bagi saya, Pak.

2.      Ragam bahasa Indonesia dari cara pandang penutur.
         Berdasarkan cara pandang penutur, ragam bahasa indonesia terdiri dari ragam dialek, ragam terpelajar, ragam resmi dan ragam tak resmi.
 Contoh:
Ragam dialek     : “Gue udah baca itu buku ”
Ragam terpelajar : “Saya sudah membaca buku itu”
Ragam resmi        : “Saya sudah mmbaca buku itu”
Ragam tak resmi  : “Saya sudah baca buku itu”

3.      Ragam bahasa Indonesia menurut topik pembicaraan.
        Berdasarkan topik pembicaraan, ragam bahasa terdiri dari ragam bahasa ilmiah, ragam hukum, ragam bisnis, ragam agama, ragam sosial, ragam kedokteran dan ragam sastra.
Ragam hukum     : Dia dihukum karena melakukan tindak pidana.
Ragam bisnis       : Setiap pembelian diatas nilai tertentu akan diberikan diskon.
Ragam sastra       : Cerita itu menggunakan Flashback.
Ragam kedokteran: Anak itu menderita penyakit kuorsior.
 
BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
     Ragam bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, orang yang dibicarakan, serta menurut media pembicaraan. Dalam konteks ini ragam bahasa meliputi bahasa lisan dan tulisan.
       Pada ragam bahasa baku tulis diharapkan para penulis mampu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta menggunakan ejaan bahasa yang telah disempurnakan (EYD), sedangkan ragam bahasa lisan diharapkan para warga Indonesia mampu mengucapkan dan memakai bahasa dengan baik serta bertutur kata sopan sebagai pedoman yang ada.

Contoh Makalah Jambu Biji

Contoh Makalah Jambu Biji

KATA PENGANTAR

       Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena denga rahmat-Nya, saya sebagai penyusun dapat menyelesaikan pembuatan Karya Tulis Sederhana ini dengan baik. Karya Tulis Sederhana ini dibuat agar pembaca dapat mengetahui manfaat dan pembudidayaan Jambu Biji. Makalah ini menguraikan tentang “Budidaya Jambu Biji, Buah Multimanfaat”. Dipilih karena penyusun sering menjumpai masyarakat yang hanya bisa memakan buahnya saja dan tidak tau darimana dan bagaimana buah jambu biji berasal. Oleh karena itu dalam makalah ini akan diuraikan langkah-langkahnya.
Penyusun menyadari masih banyak sekali kesalahan dan kekurangan dalam menyusun makalah ini. Mohon dimaklumi karena penyusun masih  dalam tahap belajar.







                                                                                                                               Penyusun,



                                                                                                                                 Ucok                     






DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR....................................................................................................
DAFTAR ISI........................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
a. Latar belakang.................................................................................................
b. Rumusan Masalah................................................................................................
c. Tujuan.........................................................................................................
d. Manfaat........................................................................................................

BAB II PEMBAHASAN
a. Sejarah singkat jambu biji.....................................................................................
b. Manfaat jambu biji.............................................................................................
c. Klasifikasi dan Jenis tanaman Jambu Biji.......................................................................
d. Persyaratan tumbuh tanaman Jambu Biji..........................................................................
e. Budidaya tanaman Jambu Biji....................................................................................

BAB III PENUTU
a. Kesimpulan.....................................................................................................
b. Saran..........................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA

                                                                                                                                              

BAB  I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

        Siapa yang tidak mengenal jambu biji ? semua pasti kenal dan pernah merasakan rasanya jambu biji. Banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari jambu biji. Dari mulai buahnya, daunnya, sampai pohonnya. Tetapi masyarakat hanya tau rasa buahnya saja. Tidak tahu manfaat atau proses budidaya pohonnya sampai berbuah.

    Menurut penyusun seharusnya masyarakat mengerti dan tahu cara pembudidayaan jambu biji, karena apabila sudah berbuah kita tidak perlu lagi membeli jambu biji dipasaran yang  belum tentu terjamin kesegarannya.

    Apabila kita sudah tahu cara pembudidayaannya secara tidak terasa akan menjadi suatu hobby, bahkan suatu peluang usaha yang dapat  menjanjikan keuntungan.


2. Rumusan Masalah

      Untuk membatasi penguraian pembahasan, maka penyusun membuat beberapa rumusan masalah berupa pertanyaan yaitu:
1. Apakah kandungan yang ada dalam jambu biji?
2. Mengapa masyarakat tidak bisa membudidayalan jambu biji dengan baik?
3. Bagaimana cara pembudidayaan jambu biji dengan baik?


3. Tujuan
   Sesudah membaca makalah ini pembaca diharapkan dapat:
a. Mengambil manfaat dengan baik dari jambu biji
b. Dapat membudidayakan jambu biji dengan baik

4. Manfaat
   Dalam makalah ini penyusun berharap pembaca dapat mengambil manfaat dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
                                  
BAB II PEMBAHASAN

A. Sejarah singkat jambu biji

    Jambu biji merupakan salah satu tanaman yang bernilai komoditas tinggi. Tanaman jambu biji berasala dari negara Brazil di benua Amerika selatan. Menyebar ke negara Asia melalui Thailand, kemudian masuk ke Indonesia. Hingga saat ini jambu biji telah di budidayakan dan menyebar luas didaerah-daerah Jawa.
Jambu biji disebut juga Jambu Klutuk (Bahasa Jawa), Jambu Siki, atau Jambu Batu yang dalam bahasa Latin disebut Psidium Guajava. Tanaman jambu biji merupakan tanaman yang mampu menghasilkan buah sepanjang tahun dan mampu tahan terhadap beberapa hama dan penyakit.

Tanaman jambu biji telah dikembangkan dibanyak negara, sperti India, Malaysia, Brazil, Filipinha, Australia, Jepang, dan Taiwan. Negara sengan jumlah Ekspor jambu biji terbanyak adalah Thailand.
                                                                                                                                                                   B. Manfaat Jambu Biji

      Sebagai salah satu tanaman perdu, Jambu biji bermanfaat sebagai peneduh dan tanaman hias. Selain menghasilkan buah yang lezat untuk dinikmati, juga mampu membuat pekarangan sejuk. Kayu dari jambu biji juga sangat bermanfaat. Kayunya yang padat dan licin dapat dipergunakan sebagai bahan kerajinan misalnya ukiran dan patung.

     Sisa pembakaran dari kayu jambu biji yang berupa arang yang dapat dipergunakan untuk media pembakaran karena menghasilkan nyala api yang tahan lama, asapyna sedikit, dan sangat panas.

     Manfaat lain dari tanaman jambu biji yaitu:
1.  Sebagai makanan buah segar maupun olahan
2.  Daun atau akarnya juga dapat dibuat berbagai alat dapur karenan memiliki kayu yang kuat dan keras.

Kandungan gizi dari jambu biji dapat dilihatr dari tabel berikut:
Tabel Kandungan gizi dari jambu biji per 100 gr
NO
  
Kandungan
  
Angka
1
  
Energi
  
49,00 kal
2
  
Protein
  
0,90 gr
3
  
Lemak
  
0,30 gr
4
  
Karbohidrat
  
12,20 gr
5
  
Kalsium
  
14,00 gr
6
  
Fosfor
  
28,99 gr
7
  
Zat Besi
  
1,10 mg
8
  
Vitamin A
  
25 si
9
  
Vitamin B1
  
0,02 mg
10
  
Vitamin C
  
87,00 mg
11
  
Air
  
86,00 mg
12
  
Bagian yang bisa dimakan
  
82 %
Sumber : Departemen Kesehatan RI

Manfaat untuk kesehatan adalah untuk mengobati:
a)  Disentri
b)  Diare
c)  Kencing Manis
d)  Kurap

C.Klasifikasi jenis tanaman Jambu Biji

Tanaman jambu biji mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1. Berbunga sepanjang tahun
2. Berbunga sempurna
3. Daunnya berbentuk bulat telur
4. Termasuk tumbuhan tunggal
5. Buah jambu berbentuk bulat atau bulat lonjong dengan warna kulit ketika masih muda hijau dan pada saat matang berwarna kuning.


Berdasarkan Jenisnya, jambu biji dikelompokkan menjadi:
1. Jambu sari
2. Jambu biasa/ Jambu pasar minggu
3. Jambu bangkok
4. Jambu sukun
5. Jambu apel
6. Jambu merah getas


D. Persyaratan tumbuh tanaman jambu biji

1. Keadaan Iklim
a. Iklimnya harus beriklim trpois
b. Intensitas curah hujan rata-rata 1000-2000 mm/ tahun
c. Suhu rata-rata 23-28oC
d. Kelembapan udara rendah

2. Keadaan tanah
a. Harus mempunyai struktur tanah genbur
b. Banyak mengandung undur nitrogen
c. Mengandung pasir, serta agak liat
d. Kedalaman air tanah sekitar 50-200 cm

E. Budidaya tanama jambu biji

1.   Persiapan Lahan Tanam

     Tanaman jambu biji memerlukan tanah yang subur dan banyak menandung unsur Nitrogen. Tanah yang akan ditanami jambu biji dapat dibuat sengkedan apabila didaerah perbukitan.

     Penggemburan tanah dapat dilakukan dengan menggunakan bajak atau cangkul agar sirkulasi udara dapat merata. Setelah digemburkan, tanah diberi pupuk kandang dengan takaran 40 kg/m2.
     Selanjutnya tanah dibuat menjadi bedengan dengan ukuran 1,2 m. Adapun panjangnya menyesuaikan dengan lahan yang akan dimanfaatkan sebagai media tanam.

     Apabila memungkinkan bedengan dibuat membujur dari arah utara ke selatan agar mendapat banyak sinar matahari pagi. Secara umum jarak antartanaman berukuran 4×4m, lubang tanam berukuran 75cm × 75cm ×75cm. Lebih baik pembuatannya dilakukan pada awal musim kemarau atau 15 hari sebelum penanaman bibit. Hal ini bertujuan untuk menghindari keasaman tanah sekaligus menggemburka tanah. Lubang dibiarkan terbuka selama ! minggu agar memperoleh sinar matahari dan angin. Diharapkan dengan adanya sinar matahari dan angin yang cukup akan mampu mematikan rumput dan jasad renik pengganggu tanaman budidaya.

2.   Cara Penanaman dan Perawatan

     Penanaman bibit jambu biji sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan. Diusahakan dalam setiap petak hanya terdiri dari satu jenis varietas jambu biji, supaya kualitas dan keunggulannya jelas. Setelah kurang dari lebih 1 minggu lubang dibiarkan terbuka, lubang ditutup dengan susunan tanah dikembalikan seperti semula. Terlebih dahulu tanh dicampur  ±20 liter pupuk kandang matang. Apabila tanah yang berada dilubang galian telah menurun , bibit siap ditanam (terjadi kira-kira 2 minggu).

 
     Bibit jambu biji agar dapat tumbuh dengan baik perlu dipasang ajir dan diikat dengan tali agar tidak roboh tertiup angin. Lakukan penyiraman bibit tanaman 2 kali sehari. Pada musim hujan bibit jambu biji tidak memerlukan penyiraman.

     Kondisi lahan penanaman jambu biji memerluka perawatan. Adanya tanaman pengganggu seperti  gulam, dan rumput dapat mempengaruhi perkembangan bibit jambu biji. Apabila ditemui segera tanaman pengganggu tersebut disiangi. Penyiangan disesuaikan dengan lebar tajuk tanaman. Untuk tanaman yang masih kecil biasanya berdiameter 0,5-1 m. Adapun penyiangan dlakukan antara diameter 1,5 -2 m dan untuk yang berukuran besar lebih dari 2m.

     Penyiangan dapat juga disertai dengan pembalikkan dan penggemburan tanah agar tetap lunak sehingga udara dapat masuk kedalam tanah. Keiatan ini dapat dilakukan setiap satu bulan sampai tanaman lebih kuat.
3.   Pemupukan

     Lahan tempat budidaya tanaman jambu biji perlu dijaga kesuburannya. Kesuburan lahan adalah salah satu jaminan tanaman jambu biji dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah secara optimal. Pemupukan merupakan cara untuk mempertahankan kesuburan lahan secara alami. Unsur hara yang dibutuhkan tanaman sebenarnya telah ada didalam tanah, namun jumlah unsur harany terbatas. Keterbatasan unsur dapat diatasi dengan pemberian pupuk. Jenis pupuk yang diberikan dapat berupa pupuk organik atau pupuk anorganik.

Pupuk kandang mempunyai beberapa keunggulan yaitu:
a)  Banyak mengandung unsur  P, N, dan S
b)  Tanah dapat terjaga kesuburannya,
c)  Unsur hara dapat sisediakan secara bertahap
d)  Penguraian bahan organik dapat terbantu sehingga nutrisi tanaman dapat terpenuhi.

BAB III PENUTUP

A.    Kesimpulan

Dari makalah ini dapat kita simpulkan bahwa jambu biji memiliki banyak manfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Apabila kita sudah tahu dan mengerti cara pembudidayaan tanaman jambu biji secara langsung ataupun tidak langsung kita selaku pembudidaya akan menerima manfaat.

B.    Saran

Disarankan kepada pembaca agar langkah-langkah pembudidayaan dilakukan secara bertahap agar dapat didapatkan hasil yang baik, dan juga bisa diterapkan di bukan hanya disekolah ataupun penelitian, tetapi dalam kehidupan bermasyarakat

Monday, September 1, 2014

Contoh Makalah Yang Baik Dan Benar


Contoh Makalah Yang Baik Dan Benar - Kali ini saya akan menjelaskan bagaimanana caranya untuk membuat makalah yang baik dan benar. Apakah anda pernah membuat makalah yang baik dan benar? kalau anda pernah membuat suatu makalah, apakah makalah yang anda buat itu baik dan benar? apakah anda yakin makalah yang buat itu baik dan benar?. Kalau belum, saya disini akan menjelaskan bagaimana caranya membuat makalah yang baik dan benar. 

Berikut adalah Contoh Makalah Yang Baik Dan Benar :

  1. Cover ( hardcover maupun softcover)
  2. Judul / Tittle
  3. Kata Pengantar / Prakata
  4. Daftar Isi
  5. Bab I    :    Pendahuluan
  6. Bab II   :    Isi
  7. Bab III  :    Penutup
  8. Daftar Pustaka

Dan contohnya adalah sebagai berikut  :

1. Cover ( hardcover maupun softcover) berisi

Judul Makalah
Tujuan pembuatan makalah
Nama Pembuat
Logo Lembaga/ Institusi
Nama Lembaga, beserta alamat
Tahun Akademik.

2. Judul / Tittle Makalah

( boleh disamakan seperti bentuk cover

3. Kata Pengantar / Prakata

Mukadimmah atau pembuka , misalnya ucapan puji dan syukur bla bla bla.....
Sekilas mencantumkan judul makalah

Ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang dianggap membantu dalam pembuatan makalah tersebut, misalnya atas dukungan moral dan materi yang diberikan, maka penulis mengucapkan terima kasih kepada : bla bla bla... 

Penutup mukadimmah
Misalnya penulis menyadari bahwa makalah ini belum sempurna, oleh karena itu saran dan kritik yang membangun dari rekan-rekan pembaca sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.

Tanggal dan  nama penulis
Misalnya Tasikmalaya, 11 November 2014
OCID

4.  Daftar Isi

DAFTAR ISI berfungsi sebagai alat untuk mempercepat pencarian dalam makalah tersebut.

Halaman judul .................................................................................................................... i
Prakata ..............................................................................................................................ii 
Daftar Isi ...........................................................................................................................iii

5. Bab I - Pendahuluan

Dalam bab ini kita menerangkan konsep, rencana, gagasan, seputar permasalahan dan tujuan yang termuat dalam Latar Belakang.

Tentukan juga Ruang Lingkup penelitian yang akan mencakup proses-proses yang digunakan untuk menuangkan permasalahan.

Tambahkan juga Tujuan dan Manfaat dari permasalahan yang sedang dibahas

6.  Bab II - Isi

Uraikan isi atau materi makalah di sini, mulai dari:

Definisi / Landasan teori,
Ulasan materi
Penyelesaikan masalah,
Solusi , Hasil Peneltian
Kontribusi terhadap permasalahan yang ada pada materi makalah
7. Bab III - Penutup / Kesimpulan dan Saran

Pada BAB ini, simpulkan hasil yang di dapat dalam penelitian atas makalah tersebut. Berikan masukan - masukan yang akan datang untuk keperluan selanjutnya dan tuliskan beberapa kritikan - kritikan yang di simpulkan dalam penelitian tersebut.

8. Daftar Pustaka

Daftar pustaka ini biasanya berisikan tentang referensi dalam pembuatan makalah tersebut. Perhatikan tata cara penulisan nama, gelar, jabatan agar tidak merusak pengertian pustaka. 

Friday, August 15, 2014

Contoh Pidato Tema Guru

Dalam Rangka Memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada setiap tanggal 25 November.
Berikut adalah contoh pidato yang bertemakan tentang guru sebagai pahlawan tanda jasa.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Yang terhormat Ibu/Bapak Guru yang saya cintai
Juga Teman-teman semua yang saya sayangi....

Sebelumnya marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, pada hari ini kita semua masih diberi kesempatan dapat hadir ditempat ini dalam keadaan sehat walafiat serta masih diberikannya kita semua kesempatan untuk berkumpul dan bertemu dengan guru-guru kita semua dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional.

Bapak/Ibu Guru juga teman-teman yang saya cintai...
Entah kata apa yang harus saya ungkapkan untuk memberikan penghargaan bagi guru-guru saya yang telah membuat diri ini menjadi orang yang seperti ini, Perjuangan ibu/bapak guru yang penuh dengan kesederhanaan dan pengorbanan. Perjuangan yang tanpa disadari sesungguhnya memberikan inspirasi bagi kmi sebagai anak didiknya. Memberikan contoh teladan sebagai seorang pahlawan bagi bangsa dan negara ini, pahlawan tanpa tanda jasa. Andai saja seluruh anak negeri menyadari ini semua, mencontoh sifat kepahlawanan dari seorang guru maka niscaya dapat dibayangkan betapa indahnya masa depan Indonesia.
Bapak/Ibu Guru juga teman-teman yang saya cintai...
Guru adalah pahlawan yang selalu dinaungi kesabaran dan ketabahan. Sabar dan tabah dalam membina anak didiknya. Guru adalah pahlawan yang selalu dinaungi keikhlasan dan pengorbanan. Sehingga ia pun rela mempertaruhkan hidupnya hingga pelosok negeri. Karena keikhlasannya, hingga tak terpikirkan oleh nya untuk menghitung berapa ilmu yang telah ia bagikan. Guru adalah pahlawan yang tak pernah lepas dari rasa cinta dan kasih sayang. Menyemangati anak didiknya untuk berani mengukir mimpi dalam jejak perjalanannya.
Bapak/Ibu Guru juga teman-teman yang saya cintai...
Berkat pengabdian Bapak dan Ibu guru yang telah dicurahkan kepada kami, kami dapat mencapai hasil yang baik.  Dengan bimbingan Bapak dan Ibu guru seolah-olah kami merasa berada di bawah pengawasan dan asuhan orang tua kandung sendiri.  Hal ini tidak lain karena antara kami dan Bapak, Ibu guru telah menjalin ikatan yang erat.  Saya mewakili dari teman-teman mengucapkan “Selamat Hari Guru”.
Kami hanya dapat berdoa, semoga Bapak dan Ibu guru yang kami cintai selalu berada dalam lindungan dan rahmat-Nya dan di limpahi Kesehatan, kesejahteraan, kebahagian, dan kesabaran dalam mendidik kami.
Akhirnya, Saya mohon maaf jika ada kata yang salah atau tidak berkenan.  Sekian dan Terima Kasih.
Wassalamualaikum wr.wb.

Saturday, May 24, 2014

Contoh Pidato Remaja Tema Cinta | Percintaan

Contoh Teks Pidato Tentang Cinta dan Percintaan ini hanyalah salah satu contoh pidato singkat yang ada di blog ini. Silahkan mengeditnya, menambah atau mengurangi kata-katanya dan disesuaikan dengan keadaan atau kebutuhannya.
Ass. Wr. Wb

Yang Terhormat Bapak/Ibu...
Teman-teman yang saya cintai
Juga para hadirin yang saya...

Sebelumnya marilah kita bersama sejenak merenung dan berdoa, semoga kita yang hingga saat ini masih  diberi kesempatan hadir ditempat ini dan berkumpul bersama serta masih dikaruniai kebahagiaan oleh Tuhan yang Maha Kuasa, diberi kekuatan untuk bersyukur atas rahmat dan hidayah dari Tuhan yang Maha Kuasa. Rasa syukur itu marilah kita buktikan dengan tetap menjalankan kewajiban dan tetap menjauhi larangan Allah Tuhan Yang Maha Esa.






Teman-temanku Sekalian....
Siapa sich orangnya tidak mengenal Kata yang tidak asing dan sangat akrab di telinga kita, yaitu "Cinta"? Seribu tahunpun bila kita membicarakan soal cinta, rasanya tidak akan pernah ada habisnya, karena cinta merupakan sesuatu yang unik dan banyak menyajikan hal-hal yang tidak real dan tidak masuk di akal.

Teman-temanku yang saya cintai.
Tidak sedikit masalah yang dihadapi oleh orang-orang yang sedang jatuh cinta, hal sepele bisa menjadi petaka, begitu juga sebaliknya, hal besar dan rumit bisa menjadi kecil bila kita dapat menyelesaikannya dengan penuh kasih sayang dan saling pengertian.

Teman-temanku yang saya cintai...
Kita selaku remaja, alangkah baiknya bila kita dapat menjadikan cinta sebagai motivasi dalam meraih cita-cita, agar tidak ada penyesalan dikemudian hari. Dan janganlah kita memanfaatkan cinta sebagai suatu kesempatan atau permainan. Karena niscaya, kelak hanya akan ada penyesalan belaka yang kita dapatkan.

Teman-temanku yang saya cintai...
Cinta tidak jauh berbeda dengan dengan sahabat, maka.... Janganlah sekali-kali kita memaksakan atau memaksa hubungan tersebut agar terjalin tanpa ada komunikasi dua arah yang saling pengertian satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu. Maka Biarkan cinta mengalir apa adanya tanpa ada pemaksaan dan keterpaksaan. Biarkan saling pengertian diantara kita datan dengan sendirinya dan alami. InsyAllah.... Kebahagian dan Keindahan dalam mengarungi cinta kita akan datang dan menemani kita selamanya. Amien....

Teman-temanku yang saya cintai (Pada sesi ini, silahkan kalian menambahkan apa yang kalian anggap kurang)

Semoga Tuhan senantiasa meridhoi kita, Apa yang kita idamkan dan apa yang kita mimpikan, semuanya mendapat ridho dariNYA

Cukuplah sekian pidato singkat dari saya ini, maaf bila ada kekurangan, billahitaufiq walhidayah,
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Friday, May 23, 2014

Contoh Pidato Tema Eksploitasi Anak

Contoh Teks | Naskah Pidato Tentang Eksploitasi Terhadap Anak ini hanyalah sekedar contoh ajah bagi anda yang kebetulan sedang mencarinya. Siahkan mengeditnya, menambah atau menguranginya dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat ini.

Yang terhormat Bapak/Ibu...
Yang kami hormati ...
Rekan-rekan remaja dan para pemuda yang saya ...
Hadirin dan hadirat yang mulia,

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Selamat sejahtera dan berbahagia juga kami sampaikan kepada hadirin dan hadirat yang beragama selain Islam.

Pada hari yang berbahagia ini marilah kita bersama sejenak merenung dan berdoa, semoga kita yang hingga saat ini masih dikaruniai kebahagiaan oleh Tuhan yang Maha Kuasa, diberi kekuatan untuk bersyukur atas rahmat dan hidayah dari Tuhan yang Maha Kuasa. Rasa syukur itu marilah kita buktikan dengan tetap menjalankan kewajiban dan tetap menjauhi larangan Allah Tuhan Yang Maha Esa.

Hadiri yang saya hormati, sebelumnya marilah kita simpulkan terlebih dahulu arti dari kata "EKSPLOITASI ANAK". Yang mana menurut kamus bahasa bahwa eksploitasi anak adalah pemanfaatan untuk keuntungan sendiri melalui anak di bawah umur. Dengan kata lain anak-anak digunakan sebagai media untuk mencari uang. Dan bila disimpulkan secara umum eksploitasi terhadap anak adalah mempekerjakan seorang anak dengan tujuan ingin meraih keuntungan.

Hadirin yang saya hormati, ( Pada sesi ini, kita bisa menceritakan kejadian atau contoh-contoh yang berhubungan dengan eksploitasi anak yang pernah kita lihat di televisi maupun media-media yang lainnya, atau kita bisa juga menceritakan kejadian yang terjadi di lingkungan sekitar kita ).

Hadirin yang saya hormati, kita selaku orang tua ( Pada sesi ini kita  ceritakan hal-hal yang dapat mencegah agar tidak terjadi tindakan eksploitasi terhadap anak, baik di keluarga kitta maupun dilingkungan sekitar kita )

Silahkan menambah atau mengurangi contoh pidato ini sesuai dengan apa yang menjadi tujun anda dalam menyampaikan pidato tentang eksploitasi anak ini.

Sebagai penutup

Semoga Tuhan senantiasa meridhoi kita, khususnya para orang tua dalam menjaga dan mendidik anak kita. Juga tanggap dengan apa yang terjadi di sekitar lingkungan kita, Karena, siapa lagi yang akan peduli deengan apa yang sedang terjadi di sekitar lingkungan kita bila bukan diri kita sendiri. Pada intinya, kita jangan terlalu acuh terhadap anak kita sendiri maupun terhadap anak-anak yang ada di sekitar kita.Selidiki bila kita melihat hal yang tidak lazim terhadap mereka.

Cukuplah sekian dari kami, billahitaufiq walhidayah,
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Thursday, May 15, 2014

Contoh Naskah Pidato Singkat dan Lengkap

Contoh Naskah Pidato | Teks Pidato Singkat ini terdiri dari banyak tema atau judul yang bisa kalian pilih sesuai dengan materi, tema atau judul yang sedang kalian cari atau butuhkan. Silahkan mengeditnya, disesuaikan dengan kebutuhannya. Mudah-mudahan bisa membatu dan menjadi referensi untuk kalian yang sedang membutuhkannya.

A
Pidato Ahlak
Pidato Alam
B
Pidato Bahasa Versi Bahasa Sunda
Pidato Bahaya Merokok
Pidato Bumi
E
Pidato Ekonomi
Pidato Ekonomi II
F
Pidato Facebook
G
Pidato Globalisasi
Pidato Global Warming
Pidato Global Warming English Version
Pidato Global Warming English Version
Pidato Gotong Royong
H
Pidato Haji
Pidato Halal Bihalal
Pidato Hari Anak
Pidato Hari Bumi
Pidato Hari Ibu
Pidato Hari Kartini
Pidato Hari Kartini English Version
Pidato Hari Kartini Bahasa Jawa
Pidato Hari Lingkungan Hidup
Pidato Hari Pendidikan Nasional
Pidato HIV/AIDS
Pidato HIV/AIDS English Version
Pidato Hutan
I
Pidato Illegal Logging
Pidato Illegal Logging English Version
Pidato Internet
Pidato Internet English Version
Pidato Internet Versi Bahasa Sunda
Pidato Isra Mi`raj
Pidato Isra Mi`raj English Version
K
Pidato Kebersamaan
Pidato Kebersihan Versi Bahasa Sunda
Pidato Kebersihan  Lingkungan Di Sekolah
Pidato Kebohongan
Pidato Kejujuran
Pidato Kemerdekaan
Pidato Kemerdekaan English Version
Pidato Kemerdekaan Bahasa Jawa
Pidato Kenakalan Remaja
Pidato Kesehatan
Pidato Ketua Baru
Pidato Korupsi
L
Pidato Lingkungan English Version
Pidato Lingkungan Sekolah
M
Pidato Manfaat dan Khasiat Alam Disekitar Kita
Pidato Maulid Nabi
Pidato Maulid Nabi English Version
Pidato Mitos English Version
Pidato Moral
Pidato Motivasi
Pidato 1 Muharam
N
Pidato Narkoba
Pidato Narkoba II
Pidato Narkoba English Version
O
Pidato Olahraga
P
Pidato Pembukaan Kantor Baru
Pidato Pemuda
Pidato Pendidikan Nasional
Pidato Pendidikan Bagasa Jawa
Pidato Penebangan Liar
Pidato Penebangan Liar English Version
Pidato Peresmian
Pidato Pernikahan (pengantin Pria)
Pidato Pernikahan (pengantin Wanita)
Pidato Perpisahan
Pidato Perpisahan Sekolah
Pidato Perpisahan Sekolah English Version
Pidato Perpisahan Sekolah Bagasa Jawa
Pidato Perpisahan Sekolah SD Kelas VI
Pidato Perpisahan Sekolah Kelas 9 SMP
Pidato Perpisahan Sekolah SMP dan SMA
Pidato Perpisahan Sekolah (Sambutan Guru/Kepsek)
Pidato Persahabatan
Pidato Persatuan
Q
Pidato Qurban
R
Pidato Remaja
Pidato Reuni
Pidato Rokok
Pidato Rokok ( Hari Rokok Dunia )
S
Pidato Sambutan Ketua Baru
Pidato Sumpah Pemuda
T
Pidato Televis
Pidato Teknologi Informasi dan Komunikasi
U
Pidato Ulang Tahun